Showing posts with label sepak bola. Show all posts
Showing posts with label sepak bola. Show all posts

Thursday, 17 November 2011

7 Pemain Sepak Bola Tergemuk

Sepak bola adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim dengan masing-masing beranggotakan sebelas orang. Olahraga ini sangat terkenal dan dimainkan di 200 negara. Permainan sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bola kulit berukuran 27-28 inci. Lapangan yang digunakan dalam permainan ini memiliki lebar 50-100 yard dan panjang 100-300 yard. Gawang tempat mencetak gol terletak di bagian ujung lapangan dengan dibatasi jaring berukuran tinggi 8 kaki dan lebar 24 kaki.

Ngomong ngomong soal sepak bola memang ga ada hentinya, bisa mulai dari pertandingan, strategi, pelatih, pemain terbaik, tercepat, terjelek, atau pun yang satu ini. Ya, ini dia deretan pemain pemain dengan kelebihan berat badan. Memang sedikit aneh, namun jangan meremehkan karir mereka juga loh.. biar pun gemuk karir mereka tidak begitu buruk dan bahkan ada yang menjadi juara Eropa, Amerika, Liga Inggris, Liga Spanyol bahkan Piala Dunia. Siapa saja mereka ?? mari kita lihat.

1. Jan Molby

Pemain yang bermain di Liverpool dari 1984-1996, Ia selalu menjadi pilihan utama. Bintang timnas Denmark ini telah membela The Reds dalam 218 laga dan mengoleksi 44 gol. Sudah sepantasnya jika ia di anggap sebagai salah satu legenda Liverpool.

2. Andy reid
Gelandang ini dikenal mempunyai tendangan kaki kiri yang mematikan. Mantan bintang Tottenham Hotspur ini juga mampu masuk ke timnas Irlandia.

3. Micky Quinn
Mantan striker Coventry ini dikenal sebagai inspirasi lagu para pendukung Coventry. “Dia gendut, dia bulat, dia seberat jutaan pound Micky Quinn, Micky Quinn!,” begitu lirik lagunya. Karir terbaik penyerang yang juga biasa dipanggil “Sumo” ini terjadi saat membela Portsmouth dan Newcastle United di awal 1990an.

4. Ferenc Puskas
Salah satu legenda sepakbola Hungaria ini termasuk striker terbaik yang pernah dimiliki Real Madrid. Membela Los Galaticos dari 1958-1966, Puskas bermain dalam 182 laga dengan mengoleksi 157 gol. Puskas meninggalkan Madrid setelah mengalami kelebihan berat badan 40 pound.

5. Neville Southall
Pemain Wales ini dikenal sebagai penjaga gawang terbaik yang dimiliki Everton. Membela Everton dalam 578 kali laga menempatkan namanya sebagai legenda hidup Goodison Park. Southall menjadi benteng terakhir Everton selama 17 tahun. Namun karir Southall memudar seiring dengan berat badannya yang membesar.

6. Ronaldo De Lima
Pemain paling fenomenal adalah bintang Brasil, Ronaldo. Tak ada yang meragukan jika Ronaldo menjadi salah satu pesepakbola terhebat yang dilahirkan di planet ini. Pria ini berhak menempati posisi satu mengingat perjalanan karirnya yang fenomenal. Dua kali mempersembahkan Piala Dunia buat Brasil dan tiga kali menjadi Pemain Terbaik Dunia menjadi bukti kehebatannya. Mantan striker Barcelona, Inter Milan dan Real Madrid ini diyakini akan lebih banyak mengoleksi gelar jika tak dihantui cedera kaki

7. William Foulke
Ia memiliki julukan cantik “Fatty”. Kiper kebanggaan Sheffield United dari 1894-1905 ini memang terbilang unik. Selain menjadi bintang Sheffield, Foulke juga menjadi bintang Chelsea di abad 19. Bersama Sheffield, Foulketelah mempersembahkan satu gelar liga dan tampil di tiga final Piala FA.

Thursday, 3 November 2011

Hasil Lengkap Liga Europa: Spurs Terjungkal, Lazio dan Atletico Sukses Menang

Matchday empat Liga Europa telah selesai digelar. Kejutan terjadi ketika Tottenham Hotspur, Sporting Lisbon dan Dynamo Kiev tersandung dari lawan-lawannya.

24 laga dari 12 Grup digelar pada hari Kamis, atau Jumat dini hari WIB (4/11/2011), beberapa diantaranya klub-klub favorit tetap meraih poin penuh. Tetapi tidak banyak dari mereka yang juga terpeleset sehingga gagal meraih kemenangan.


Rubin Kazan berhasil menang tipis 1-0 atas Spurs, sementara FC Vaslui mengejutkan Sporting Lisbon lewat sebuah golnya. Sedangkan Dynamo Kiev harus mengakui keunggulan wakil Turki Besiktas dengan skor yang sama.

Sedangkan partai sengit Atletico Madrid melawan Udinese berakhir tidak seimbang. Atletico sukses menggasak wakil Italia itu empat gol tanpa balas.

Unggulan macam Lazio, Stoke City, Paris Saint-Germain, Atletico Madrid, Glasgow Celtic dan Fulham tanpa masalah mengatasi lawan-lawan mereka untuk meraih poin penuh.

Inilah hasil lengkap Liga Europa matchday empat:
FK Rubin Kazan vs Tottenham Hotspur: 1-0
Shamrock vs PAOK Salonika: 1-3
FC Copenhagen vs Hannover: 1-2
Vorskla vs Standard Liege: 1-3
Legia Warsaw vs Rapid Bucuresti: 3-1
PSV Eindhoven vs Hapoel Tel-Aviv: 3-3
FC Vaslui vs Sporting Lison: 1-0
Lazio vs FC Zurich: 1-0
Besiktas vs Dynamo Kiev: 1-0
Maccabi Tel-Aviv vs Stoke City: 1-2
Paris Saint-Germain vs Slovan Bratislava: 1-0
SV Salzburg vs Athletic Bilbao: 0-1
Austria Vienna vs AZ Alkmaar: 2-2
FC Metalist Kharkiv vs Malmo FF: 3-1
Birmingham vs Club Brugge: 2-2
Braga vs NK Maribor: 5-1
Atletico Madrid vs Udinese: 4-0
Celtic vs Stade Rennes: 3-1
Schalke 04 vs AEK Larnaca: 0-0
Steaua Bucuresti vs Maccabi Haifa: 4-2
Fulham vs Wisla Krakow: 4-1
Twente vs Odense BK: 1-3
Anderlecht vs SK Strum Graz: 3-0

sumber : INILAH.COM

Messi Terbaik Sih, tapi tak Elegan Seperti Zidane dan Platini

Kendati mengakui Lionel Messi sebagai pemain terbaik di dunia, gelandang serang Lille Eden Hazard menilai bintang Barcelona itu tak mempunyai gaya elegan seperti Zinedine Zidane dan Michael Platini.

Messi merupakan salah satu favorit peraih Ballon d'Or tahun ini, dan akan menjadi pemain kedua yang mampu mendapatkan gelar tersebut tiga kali berturut-turut. Sebelumnya, Platini menjadi pemain pertama yang melakukan itu.

Hazard mengakui Messi sebagai pemain terbaik di dunia saat ini. Hanya saja, Messi tak 'seanggun' mantan bintang Prancis tersebut.

"Satu hal sudah pasti, Messi pemain terbaik saat ini. Namun, dalam pandangan saya, dia tidak seelegan Zidane dan Platini," ungkap Hazard seperti dilansir Extra-Time.

Pemain berusia 20 tahun ini menambahkan, gelandang Inter Milan Wesley Sneijder seharusnya mendapatkan penghargaan bergengsi ini pada tahun lalu dibandingkan Messi.

"Tahun lalu, Sneijder yang paling pantas menerima penghargaan itu. Jika dia tak dapat, maka yang pantas adalah Xavi dan Andres Iniesta," pungkasnya.

sumber : REPUBLIKA.CO.ID

Barcelona Optimis Kalahkan Milan Demi Juara Grup

AC Milan dan Barcelona sudah memastikan diri lolos ke fase knock out Liga Champions 2011/2012. Kini kedua raksasa siap berebut takhta juara Grup H dalam pertempuran di Stadion San Siro, dua pekan mendatang.

Untuk sementara Barca memimpin dengan 10 poin, unggul dua angka dari Milan. Kemenangan atas Milan pada matchday kelima akan memastikan Barca keluar sebagai juara Grup H.

Pelatih Barca, Pep Guardiola, pun kini fokus untuk mengalahkan Milan. "Melawan AC Milan kami akan berjuang untuk menjadi juara grup," ujar Guardiola di situs UEFA.

Sementara buat Milan, kemenangan akan kembali membuka kans menjadi juara grup. I Rossoneri harus berjuang lebih keras menyusul hasil imbang 1-1 melawan BATE Borisov. Milan sempat unggul lebih dulu lewat gol Zlatan Ibrahimovic di menit ke-22. Masuk babak kedua, Milan kebobolan lewat penalti Renan Bardini Bressan di menit ke-55.

Meski berat, Milan tetap berambisi mengakhiri kampanyenya di Grup H dengan status juara grup. Caranya adalah dengan mengalahkan Barca di San Siro.

"Kami mencari kemenangan dari Barca. Masih ada harapan bahwa kami bisa memuncaki grup. Delapan poin tidak masalah. 23 November nanti kami akan berjuang mengalahkan Barca," ujar Wakil Presiden Adriano Galliani.

Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, mengaku siap untuk menuai tiga poin sekaligus menghadirkan kekalahan perdana bagi tim asal Spanyol tersebut di pentas Eropa, bahkan mungkin di La Liga.

"Kami hanya kurang beruntung melawan BATE. Kami akan mengambil sisi positifnya sehingga bisa menjadi modal untuk menuju partai penting, yakni menjamu Barcelona. Kami harus menang sekaligus memastikan menjadi yang terbaik di grup ini," tukas Allegri dikutip Tuttosport.it.

sumber : TRIBUNNEWS.COM

SEA Games: Myanmar vs Laos: Kalah Jumlah Pemain, Myanmar Tetap Raih Tiga Poin

Kalah jumlah pemain sejak menit ke-15, Myanmar tetap mampu meraih poin penuh. Mereka bisa menaklukkan Laos dengan skor 3-2.

Myanmar mengambil inisiatif sejak awal babak pertama. Sejumlah penetrasi dari sayap kiri maupun kanan dilancarkan, namun tak satupun berbuah gol.

Sebaliknya, sebuah serangan balik berbahaya dari Laos membuat Myanmar harus mengorbankan satu pemainnya pada menit ke-15.

Seorang pemain Laos melakukan penetrasi, meninggalkan seluruh pemain bertahan Myanmar di belakangnya. Namun dengan ceroboh Nyarna Irwin menyambarnya dari belakang hanya sedikit di luar kotak penalti, membuat wasit terpaksa menghadiahi kartu merah untuk Irwin.

Kalah jumlah pemain, Myanmar justru mencetak gol pembuka lewat sundulan Kyaw Ko Ko pada menit ke-18 lewat sundulan, menyambut sepak pojok dari sudut sebelah kiri gawang Laos.

Menit ke-25, Min Min Thu dari Myanmar melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, usai menerima terobosan dari sayap kiri. Sayang, tendangannya masih mengarah tepat ke pelukan penjaga gawang Laos, Sourasay Keosouvandeng.

Meski unggul jumlah pemain, Laos masih belum bisa menghadirkan ancaman bagi lawannya. Justru Myanmar beberapa kali menciptakan peluang, seperti pada menit ke-38, saat Ko menerobos ke kotak penalti. Sontekannya gagal menghasilkan gol karena bola sedikit melebar ke samping kanan gawang Laos.

Peluang didapat Laos lewat sepakan Manolong dari luar kotak penalti pada menit ke-45, namun bola masih bisa dijinakkan kiper Thihasthu. Wasit Suhaizi bin Shuki pun menutup babak pertama dengan kedudukan 1-0 untuk keunggulan Myanmar.

Di babak kedua, Laos bermain lebih tenang dan mencoba meningkatkan penguasaan bola. Namun ancaman justru diberikan sang lawan.

Menit ke-51, Myamnar menciptakan peluang lewat serangan balik. Dalam posisi tiga penyerang Myanmar melawan dua pemain bertahan Laos, Suwe datang dari sayap kiri menyambut umpan daerah ke dalam kotak penalti. Tendangan first time menyusur tanah ia lepaskan, namun bola masih melebar dari tiang jauh.

Laos akhirnya mampu menjebol gawang Myanmar di menit ke-65. Berawal dari sebuah tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Myanmar, bola yang dilambungkan ke kotak penalti berhasil ditanduk dengan sempurna oleh Lamnao Singto. Skor berubah menjadi 1-1.

Myanmar tidak patah arah. Mereka justu mampu mengejukan Laos. Sebuah serangan balik cepat di menit ke-70, tusukan pemain Myanmar berhasil menembus kotak penalti Laos dan langsung memberikan umpan silang ke mulut gawang yang berhasil dimanfaatkan oleh Min Min Thu menjadi gol.

Empat menit berselang, kembali Laos mampu menyamakan kedudukan. Menerima umpan dari sayap kiri, Sangvone mampu mengontrol bola dengan baik di luar kotak penalti. Ia mampu mengelabui tiga pemain bertahan Myanmar sebelum akhirnya melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti yang tak mampu dihadang oleh kiper Myanmar, Thihasthu.

Myanmar kembali mendapat peluang di menit ke-78. Min Min Thu mampu melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Namun tendangannya masih melebar di kanan gawang Laos. Dua menit kemudian, Myanmar benar-benar mampu mencetak gol ketiganya. Bermula dari sebuah umpan terobosan dari lini tengah, Yan Aung Win lolos dari kawalan pemain belakang Laos. Tanpa kesulitan Yan Aung Win merobek jala Laos.

Myanmar kembali mendapat peluang untuk mencetak gol di menit ke-84. Min Min Thu lagi-lagi lolos dari jebakan offside. Ia mampu menggiring bola ke kotak penalti dan melepaskan tembakan keras ke arah gawang. Skor tidak berubah karena tendangannya masih mampu diamankan oleh Sourasay.

Laos tidak mampu menyamakan kedudukan hingga wasit meniup peluit panjang. Meski dengan 10 pemain, Myanmar tetap mampu meraih poin penuh.

Daftar pemain:

Laos: Sourasay keosouvandeng; Paseutsack Souliyavong, Moukda Souksavath, Konekham Inthammavong, Soukaphone Vongchiengkham, Lamnao Singto (c), Sangvone Phimmasen, Keoviengpheth Lithideth, Sdendao Inthilath (Manolong 32’), Khouanta Sivongthong. Pelatih: Hans Peter Schaller

Myanmar: Thihasthu; Nyarna lwin, Moe Win, Zaw Min Tun, Yan Aung Win, Aye San (c), Min Min Thu, Kyaw Ko Ko, Pyaye Phyo oo (Suwe 43’), Kyi Lin, Kyaw Zeyar Win. Pelatih: Stefan Hasson.

Wasit Suhaizi bin Shuki

sumber : INILAH.COM

Jelang Laga Perdana, RD Fokus Jaga Motivasi Pemain

Timnas U-23 Indonesia terus bersiap jelang laga perdana Grup A melawan Kamboja. Latihan Kamis siang (3/11/11) difokuskan ke organisasi permainan dan set piece bola mati.

Timnas Indonesia akan melakoni laga perdana Grup A dengan menghadapi Kamboja di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 7 November mendatang.

Dalam latihan yang dihelat di Lapangan C Senayan, hari ini, Kamis (3/11/2011) WIB, latihan difokuskan dalam pembenahan oeganisasi permainan dan set piece bola mati.

Latihan sendiri terbagi dalam tiga sesi. Di sesi pertama, Rahmad menginstruksikan anak-anak asuhnya untuk melakukan pemanasan dengan cara berlari mengelilingi lapangan dan dilanjutkan dengan peregangan otot.

Di sesi kedua, Rahmad menginstruksikan pasukannya untuk melatih strategi bola mati, diantaranya latihan tendangan bebas dan tendangan pojok.

Di sesi terakhir, para punggawa Garuda Muda menggelar sesi latih tanding selama dua kali tujuh menit.

"Hari ini melakukan game dalam dua tim. Saya ingin melihat perkembangan dari para pemain," ujarnya.

"Tadi kita latihan tehnik, pengusaan bola, dan sedikit taktik, kita masih latihan ringan-ringan saja, karena juga ada pemain baru yang mau skuad timnas."

" Dalam tiga hari ke depan, saya akan fokus ke organisasi permainan dan set piece yang dalam latihan kemarin batal karena hujan."

"Sejauh ini belum ada kendala yang kami temui dalam persiapan ini. Ya, mudah-mudahan bisa menjaga motivasi bermain mereka."

"Kalau berlatih tanding antar pemain, saya sulit untuk menemukan titik lemah tim saya. Karena mereka cenderung bermain lebih tertutup seperti tadi. Padahal saya ingin mereka tampil lebih menyerang. Untuk itu kenapa saya meminta beruji coba dengan tim kuat lainnya agar bisa mengetahui kelemahan tim saya," tandasnya.

sumber : INILAH.COM

Riedl: Indonesia Bepeluang Rebut Emas

Mantan pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl menyebut, Indonesia berpeluang menjadi juara untuk cabang sepakbola SEA Games XXVI. Hal itu dikatakan Riedl yang kini menjabat Direktur Teknik Timnas Laos di Jakarta, Rabu (2/11) malam.

Saya banyak tahu tentang mayoritas pemain di sini. Saya kira Indonesia punya peluang untuk menjadi juara, ujar Riedl setelah mendampingi tim Laos berlatih di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Riedl mengaku sangat terkesan dengan multieven SEA Games yang digelar di Indonesia. Sebaba, dia bisa kembali menyaksikan antusiasme pencinta sepakbola di Tanah Air. Ya, saya akan melihat lagi antusiasme penonton di sini yang begitu besar. Dan itu sangat membahagiakan saya, ujar pelatih asal Austria itu.

Riedl sebelumnya menangani Timnas Indonesia di Piala AFF pada Desember 2010. Setelah diberhentikan secara sepihak oleh PSSI, Laos yang pernah menunjuknya sebagai pelatih timnas pada 2009 kemudian menariknya kembali. Sementara pelatih kepala Timnas Laos dipercayakan kepada Hans Peter Schaller yang merupakan rekan senegara Riedl.

Mengenai peluang Laos, Riedl menjawab datar. Ia mengatakan, timnya akan berupaya meraih prestasi lebih baik dibanding SEA Games dua tahun lalu. Pada Pada SEA Games XXV di Laos, tim tuan rumah berhasil mencapai semifinal, menduduki peringkat keempat.

sumber : Liputan6.com